Proses olah TKP penemuan kerangka manusia di Desa Catakgayam, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. (Istimewa)
Proses olah TKP penemuan kerangka manusia di Desa Catakgayam, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. (Istimewa)

Sebuah kerangka manusia ditemukan warga Jombang di tengah lahan tebu. Kerangka manusia ini diperkirakan berjenis kelamin laki-laki berusia lanjut.

Kerangka manusia itu ditemukan tergeletak di sebuah lahan tebu di Desa Catakgayam, Kecamatan Mojowarno pada Rabu (8/4) pukul 09.00 WIB. Lokasi penemuan berdampingan dengan lahan yang akan digunakan untuk usaha peternakan ayam.

Kapolsek Mojowarno AKP Yogas mengungkapkan, kerangka manusia ditemukan oleh Irianto (35), warga setempat yang saat itu berada di lahan yang akan digunakan untuk usaha peternakan ayam tersebut. Irianto yang di lokasi, melihat ada barang mencurigakan di tengah ladang tebu.

Setelah dilihat mendekat, ternyata sebuah tengkorak terlihat tergeletak di celah-celah tanaman tebu. Lantas, Irianto menyampaikan temuan itu ke warga sekitar dan langsung melaporkan ke pihak kepolisian setempat.

"Saat itu, Irianto tidak sengaja ke dalam ladang tebu dan melihat ada kerangka itu," ujarnya saat dihubungi wartawan.

Kerangka yang ditemukan warga ini masih dalam kondisi utuh, mulai dari tengkorak kepala hingga tulang belulang anggota tubuh. Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), pihak kepolisian tidak menemukan identitas korban.

Polisi hanya menemukan sebuah kemeja warna putih yang sudah terlihat kotor karena lumpur dan sebuah korek api di lokasi penemuan mayat. Yogas memperkirakan kerangka manusia itu berjenis kelamin pria berusia lanjut.

"Kerangkanya masih lengkap, mr X. Kemungkinan laki-laki karena ditemukan hem (kemeja, red) warna putih dan korek api. Itu kan identik ke laki-laki. Tapi kalau dilihat postur giginya kelihatan sudah tua," kata Yogas.

Saat ini, kerangka manusia tersebut sudah dibawa ke RSUD Jombang. Untuk mengungkap identitas korban, pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan tim Forensik Polda Jatim.

"Ini berkoodinasi dengan Kasat Reskrim, rencananya akan menghubungi forensik. Sementara kita imbau masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya agar menghubungi polsek," pungkasnya.(*)