Jajaran DPP Partai NasDem berdoa di makam Gus Sholah (Foto: Adi Rosul/ JombangTIMES)
Jajaran DPP Partai NasDem berdoa di makam Gus Sholah (Foto: Adi Rosul/ JombangTIMES)

Wafatnya Pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang, KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah sudah menginjak 7 hari. Beberapa sahabat dari kalangan birokrat, pengusaha hingga partai politik masih terlihat berkunjung ke Tebuireng untuk berziarah.

Kali ini giliran jajaran Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai NasDem terlihat melayat dan berziarah ke makam kakak kandung Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Ponpes Tebuireng Jombang, Jalan Irian Jaya, Desa Cukir, Kecamatan Diwek, pada Sabtu (8/2).

Rombongan DPP Partai NasDem kali ini diikuti oleh sejumlah pejabat partai seperti, Jeanette Sudjunadi, Ahmad Ali, Charles Meikyansyah, Haerul Amri, Lathifa Anshori, dan Kurtubi, Sri Unggul Azul Sjafrie, serta Franky Raturomon.

Tiba di Ponpes Tebuireng Jombang sekitar pukul 09.50 WIB, rombongan DPP Partai NasDem langsung disambut oleh Wakil Pengasuh Ponpes Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) di Dalem Kasepuhan Tebuireng. Pertemuan dengan pengurus pondok tersebut berlangsung selama 30 menit.

Selanjutnya, rombongan langsung menuju kompleks makam keluarga pondok di sisi barat Dalem Kasepuhan. Di lokasi tersebut, Gus Sholah dimakamkan satu kompleks dengan ayahnya KH Wahid Hasyim (Menteri Agama RI Pertama), Gus Dur dan pendiri Nahdlatul Ulama yang juga kakek Gus Sholah, KH Hasyim Asy'ari.

Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik DPP Partai NasDem, Charles Meikyansyah mengatakan, kedatangan Partai NasDem ini dalam rangka menghaturkan belasungkawa dan menyambung silahturahmi ke keluarga Ponpes Tebuireng. Partai besutan Surya Paloh ini merasa kehilangan sosok kiai kharismatik dan toko pendidikan pesantren.

"Kami dari partai NasDem, merasa sangat kehilangan beliau (Gus Sholah, red)," ujarnya saat diwawancarai seusai berdoa di makam Gus Sholah.

Menurut Charles, sosok Gus Sholah perlu diteladani bagi seluruh kalangan masyarakat terutama kelompok millenial. Terutama di bidang pendidikan, agama dan kemanusiaan atau pluralisme.

Dikatakan Charles, nilai-nilai pluralisme dari Gus Sholah perlu dicontoh oleh para golongan millenial saat ini. "Sebagai tokoh, beliau (Gus Sholah, red) juga memberikan inspirasi bagi millenial bahwa mereka harus bekerja keras dan konsisten, istikomah dan jangan lupa dengan nilai-nilai keagamaan sebagai dasar berfikir mereka untuk kemajuan bangsa dan negara Indonesia," kata Charles.

Kedatangan para pengurus DPP Partai NasDem ini mendapat sambutan positif dari keluarga Pesantren Tebuireng. Wakil Pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) mengatakan, kedatangan DPP Partai NasDem ini membawa dukungan moral bagi keluarga Gus Sholah.

"Senang sekali bagi kami yang sedang ditinggalkan. Ini merupakan dukungan moral yang luar biasa. Yang saya agak surprise jumlahnya cukup banyak ini sangat-sangat menjadi dukungan moral," tuturnya.(*)