konten seksual yang diputar di salah satu grup facebook (ist)

konten seksual yang diputar di salah satu grup facebook (ist)


Editor

A Yahya


Acara nonton bersama di media sosial di grup facebook Wong Tulungagung (WT), disoal oleh berbagai pihak. Pasalnya dalam acara nonton bersama itu menampilkan adegan seksual yang kurang pantas. 

Ajakan nonton bersama itu terpantau sejak Selasa (8/10/19) malam hingga Rabu (9/10/19) pagi.

Banyak netizen menyoal hal itu, apalagi grup WT merupakan grup terbuka yang bisa diakses oleh siapa saja, termasuk anak-anak.

Netizen menyayangkan admin grup itu yang meloloskan acara nonton bareng yang berisi adegan kurang pantas  tersebut.

Menyikapi masalah ini, Koordinator ULT PSAI Tulungagung, Sunarto yang dihubungi melalui sambungan telepon mengatakan akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos KB PPPA. 

Pihaknya mengkoordinasikan langkah selanjutnya, apakah akan melaporkan hal ini kepada pihak kepolisian ataukah akan mengambil langkah lain.

“Kita koordinasi dulu dengan dinas sosial, apa langkah yang kedepannya akan kita ambil, saya masih di Surabaya," ujarnya.

Lebih lanjut pria berjenggot itu mengkhawatirkan beredarnya video itu bisa berdampak pada kerentanan anak menjadi pelaku dan korban kekerasan seksual.


Lantaran bisa saja ada anak yang menonton dan meniru adegan dalam video nonton baremg tersebut.

“Yang pasti meningkatkan kerentanan anak menjadi pelaku dan korban kekerasan seksual, itu dampak untuk anak," lanjutnya.
Sebelumnya sudah ada kejadian penyebaran konten seksual melalui aplikasi perpesanan WA. Dengan penyebaran konten seksual itu, pihaknya segera berkoordinasi dengan pihak Dinsos KBB dan PPPA melaporkannya kepada Kepolisian.

“Dulu itu bukan lewat group tapi lewat japri ada yang ngirim gambar foto seksual yang LSL itu, akhirnya laporan ke kita dan ditindak lanjuti sampai ke polisi,” Ungkapnya.

Sunarto berharap admin group bisa lebih selektif dan mengedepankan norma dalam mengijinkan anggotanya mengupload video maupun foto di group, sehingga bisa melindungi anak dari potensi kekerasan seksual maupun bulyying.

Sementara itu dihubungi terpisah, salah satu admin group Wong Tulungagung (WT), Muhammad Nurman Saiful mengatakan postingan video berbau pornografi tidak diizinkan tayang di Grupnya namun seringkali dirinya menemukan akun akun anggotanya yang terkena virus dan menampilkan video video berbau pornografi secara otomatis tanpa diketahui oleh pemiliknya sendiri.

“Itu virus mas, silahkan kirimkan linknya nanti langsung kita takedown,” terangnya.
Dirinya sendiri setiap hari hampir selalu men takedown puluhan akun yang mengupload video video semacam itu, upaya terakhir yang dilakukannya adalah dengan memblokir akun akun tersebut.

“Kalau kita setiap hari men takedown puluhan yang seperti itu, upaya terakhir kita blokir akunnya,” pungkas Ipul.

Saiful menjelaskan, virus semacam ini bisa menyerang akun milik siapa saja, terutama akun yang dengan gampangnya mengklik link link yang tidak jelas, pihaknya berharap pengguna internet bisa lebih mawas diri dan tidak sembarangan mengunjungi halaman web yang tidak jelas.

 

Tag's Berita

End of content

No more pages to load