Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso bersama Wakapolres Batu, Kompol Zein Mawardi saat meninjau personil dalam apel gelar pasukan Operasi Patuh Semeru 2019, di halaman Mapolres Batu, Kamis (29/8/2019).

Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso bersama Wakapolres Batu, Kompol Zein Mawardi saat meninjau personil dalam apel gelar pasukan Operasi Patuh Semeru 2019, di halaman Mapolres Batu, Kamis (29/8/2019).


Editor

Heryanto


Selama dua pekan kedepan terhitung sejak hari ini Kamis (29/8/2019) Polres Batu melakukan Operasi Patuh Semeru 2019 mulai digelar Polres Batu. 

Operasi Patuh Semeru itu digelar untuk menekan angka kecelakan di wilayah Kota Batu.

“Melihat angka kecelakaan di Kota Batu ini mengalami peningkatan di tahun 2018. Sehingga perlu adanya Operasi Patuh Semeru ini,” ungkap Wakapolres Batu, Kompol Zein Mawardi.

Melihat angka peningkatan laka lantas 22 persen pada tahun 2019 jika dibanding tahun 2018.

Adanya Operasi Patuh Semeru 2019 ditandai dengan digelarnya apel gelar pasukan di halaman Mapolres Batu, Kamis.

Dia menjelaskan dalam operasi ini ada 8 sasaran prioritas yang menjadi perhatian. 

Delapan sasaran prioritas itu yakni tidak menggunakan helm. Lalu tidak menggunakan safety belt atau sabuk pengaman.

Kemudian melawan arus. Menggunakan kendaraan dengan laju diluar batas kecepatan. Selain itu mengemudi dalam keadaan mabuk.

Lainnya mengemudi di bawah umur. Dilarang menggunakan handphone saat berkendara. Dan gunakan lampu rotator atau strobo.

“Kami menghimbau kepada para pengendara yang melaju di Kota Batu untuk berkendara dengan safety. Dengan mematuhi aturan yang ada,” imbuhnya.

Menurutnya dalam operasi ini, ada 40 anggota Polres Batu yang diterjunkan. 

Yang terlibat selain dari Polres Batu yakni TNI, Dinas Perhubungan Kota Batu dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batu.

Sedang dalam apel ini Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso ikut hadir dalam apel tersebut memimpin gelar pasukan.


End of content

No more pages to load