Mengenakan sweater biru, salah seorang ASN Pemkab Jombang saat diglandang Polisi ke Mapolres Jombang. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

Mengenakan sweater biru, salah seorang ASN Pemkab Jombang saat diglandang Polisi ke Mapolres Jombang. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)


Pewarta

Adi Rosul

Editor

Heryanto


 Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Jombang berhasil menciduk 2 pegawai di lingkungan Pemkab Jombang yang kedapatan mengonsumsi narkoba. Kasus tersebut juga membongkar peredaran sabu-sabu di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di kantor pemerintahan di kota santri.

Dua pegawai Pemkab Jombang yang berhasil diamankan anggota Satresnarkoba Polres Jombang ini adalah SY alias JB (49), warga Desa Candimulyo, Kecamatan/Kabupaten Jombang, yang sehari-hari bekerja sebagai PNS di salah satu kantor dinas di Pemkab Jombang, dan YPS (26), warga Desa Sengon, Kecamatan/Kabupaten Jombang yang sehari-hari bekerja sebagai pegawai honorer Satpol PP Jombang.

Kasat Resnarkoba Polres Jombang AKP Mukid menerangkan, kedua pelaku ini telah satu tahun lebih mengonsumsi narkoba. Mereka mendapatkan barang haram berupa narkoba jenis sabu dari seorang bandar BN alias Jalu (25) yang juga telah diamnkan oleh polisi.

"Barang sabu ini dibeli dari bandar bernama Jalu. Sudah kita amankan juga bandarnya," terang Mukid saat melakukan rekontruksi penangkapan pelaku di Mapolres Jombang, Selasa (27/8) siang.

Dijelaskan Mukid, terungkapnya peredaran narkoba jenis sabu ke PNS dan honorer ini juga sebagai penunjuk terkait adanya peredaran narkoba di wilayah Pemerintah Kabupaten Jombang.

Dari pengakuan bandar yang berhasil diamankan, sambung Mukid, bahwa sabu-sabu di jual di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Jombang. "Dari bandar ini diedarkan di kalangan ASN. Kebetulan yang dapat ini dari SY dan salah satunya dari honorer Satpol PP Kabupaten Jombang," tegasnya.

Sementara, pihak Pemerintah Kabupaten Jombang akan menyurati Satresnarkoba Polres Jombang untuk meminta keterangan status dari para pegawainya. Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Pendidikan dan Pelatihan (BKD-PP) Kabupaten Jombang, Senen, saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Menurut Senen, surat keterangan status hukum dari Polres Jombang ini akan digunakan oleh Senen untuk memberhentikan sementara sebagai pegawai di lingkungan Pemkab Jombang.

"Kami sudah meluncurkan surat ke polres, intinya minta keterangan status dari teman-teman yang ditangkap karena narkoba. Artinya nanti kalau ditahan, sesuai ketentuan harus diberhentikan sementara," jelasnya.

Untuk diketahui, oknum PNS Pemkab Jombang, SY alias JB (49) diamankan oleh anggota Satresnarkoba saat sedang nyabu di kediamannya, pada (23/8) dini hari. Saat ditangkap, SY sesang nyabu dengan rekannya BT (24), warga Desa Mojongapit, Kecamatan/Kabupaten Jombang.

Sedangkan, oknum honorer Satpol PP Jombang, YPS (26), diamankan bersama 2 rekannya yaitu YPA (26), warga Desa Jabon, Kecamatan Jombang dan MBM (26), warga Desa Balongbesuk, Kecamatan Diwek. Mereka ditangkap di Jalan Raya Brigjen Kertarto Dusun/Desa Sambong Dukuh, Kecamatan Jombang, pada (22/8) sekitar pukul 23.30 WIB.(*)


End of content

No more pages to load